5 Cara Menghitung Kapasitas Genset & Ukuran Tepat

Menghitung Kapasitas Genset – Mesin genset menjadi peranan penting bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan untuk kepentingan industri atau sebagai daya listrik cadangan ketika PLN mengalami pemadaman listrik maupun masyarakat yang tinggal didaerah yang belum mendapat jaringan listrik PLN.

Bagi anda yang berniat untuk memakai genset, maka anda harus membelinya. Harga genset sendiri sangat bervariasi. Harganya tidak jauh berbeda dengan harga kompresor angin. Namun sebelum membeli genset ada hal yang perlu kalian ketahui yaitu mengenai kapasitas genset.

Kapasitas genset sangat beragam tergantung dari keperluan penggunaannya. Pada umumnya, untuk penggunaan dirumah genset berkapasitas 1.000 kVA sampai 10.000 kVA. Sedangkan untuk area perkantoran atau area industri menggunakan kapasitas genset lebih besar dari pada kapasitas genset untuk di area rumah.

Untuk dapat mengetahui kapasitas genset yang pas untuk digunakan, anda bisa menghitung kapasitas genset sebelum menggunakannya. Cara menghitung kapasitas tidak begitu sulit dan rumit. Untuk lebih jelasnya menganai cara menghitungnya, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Menghitung Kapasitas Genset

Menghitung Kapasitas Genset

Cara menghitung kapasitas genset dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun, dimohon untuk lebih teliti dalam menghitung, karena adanya kesalahan sedikit saja akan mempengaruhi hasil. Jadi bagi anda yang ingin mengetahui tentang cara menghitung kapasitasnya diharapkan mengikuti artikel ini hingga selesai agar kalian tidak kesulitan saat menghitung. Berikut beberapa cara menghitung kapasitas genset.

Menghitung dengan Menggunakan kVA

Menghitung dengan Menggunakan kVA

Perhitungan genset menggunakan kVA dengan perhitungan cos faktor 1 kVA = o,8 KW atau 800 Watt. Untuk mempermudah perhitungan.

Contoh : 4 kVA adalah 3.200 Watt

Genset dengan kapasitas 100 kVA berarti memiliki kapasitas 80 kW atau 80.000 Watt.

100 Watt = 125 kVA

Keterangan : kW adalah satuan daya nyata dan kVA adalah satuan daya semu atau daya nyata ditambahkan power. Faktor daya nilainya masih perkiraan.

Menghitung Pemakaian Bahan Bakar

Menghitung Pemakaian Bahan Bakar

Selain mengetahui kapasitas genset ada baiknya anda juga mengetahui cara menghitung penggunaan bahan bakar per jam-nya. Hal ini bertujuan agar lebih menghemat bahan bakar solar dan juga agar genset dapat bekerja maksimal dan mencegah terjadinya kerusakan pada genset.

RUMUS MENGHITUNG : k x P x t

Keterangan :

K : 0,21 ketetapan konsumsi solar per kilowatt per jam
P : Daya Genset
t : Waktu

CONTOH untuk memudahkan anda menghitung :

Sebuah genset memiliki daya 100 kVA dan dilakukan selama 1 jam. Berapa solar yang dibutuhkan per jam-nya ?

Diketahui :

K : 0,21 ketetapan konsumsi solar per kilowatt per jam
P : 100 kVA
t : 1 jam

Rumus : k x P x t

0,21 x 100 x 1 = 21
Jadi dengan kapasitas genset sebesar 100 kVA bahan bakar solar yang terpakai sebesar 21 liter per jam.

Menghitung Kebutuhan Daya Genset

Menghitung Kebutuhan Daya Genset

Menghitung kebutuhan daya genset dengan rumus = beban terpasang x faktor kebutuhan x backup

menghitung Kebutuhan genset = 322 A x 0,39 x 150% = 184 Ampere

catatan : 150% adalah backup 50% yang dibutuhkan. Apabila backup 80% maka angka perkalian diganti menggunakan 180%.

Menghitung daya genset (kVA)

kW = 183 x (v3 x 0,8 x 380 )

= 183 x 525.92

= 96243 w

= 96,2 kW

kVA = kW : 0,8

= 96,2 : 0,8 = 120 kVA

Kapasitas genset = beban maksimal + 20%

Jadi daya genset yang diperlukan yaitu sebesar 120 kVA + 20% = 144 kVA.

Satuan kVA yang digunakan sebagai daya yang dihasilkan sebuah mesin genset mengacu pada kapasitas daya Watt dari sebuah generator, bukan dari daya energi dihasilkan oleh mesin. Besaran kVA merupakan kapasitas semu mesin genset yaitu daya sebuah mesin tambahan daya efektif power yang dapat dibentuk oleh generator mesin genset. Sedangkan satuan kW merupakan daya nyata berasal dari konversi energi daya atau kemampuan mesin genset beroperasi.

Sebagai acuan, anda dapat menentukan nilai Watt pada genset menggunakan satuan kW dengan penjelasan 1 kW = 1.000 Watt. Biasanya di mesin genset anda hanya dapat melihat satuan kVA saja. Maka bisa disimpulkan menggunakan nilai baku 1 kVA senilai dengan 0,8 kW atau 800 Watt.

Setelah mengetahui kapasitas genset tinggal anda mencobanya. Selain itu anda juga harus memperhatikan daya listrik dirumah anda, hal ini menjadi sangat penting untuk menggunakan genset. Hal ini bertujuan agar genset tidak mudah rusak dan tetap terjaga kinerjanya. Apabila daya yang digunakan tidak mencukupi makan akan mempengaruhi kinerja mesin menjadi lebih lama. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Selamat menghitung dan semoga berhasil.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *