5 Cara Mengetahui Mesin Diesel Ngobos & Ciri Cirinya

Cara Mengetahui Mesin Diesel Ngobos – Perlu diketahui bahwa mesin diesel memang terkenal lebih bandel serta irit bahan bakar. Oleh sebab itu, hal yang medasari mengapa mesin diesel banyak digunakan pada mobil-mobil angkutan dan komersil. Sehingga mobil menggunakan mesin diesel masih menjadi primadona sampai saat ini.

Namun, jika anda kurang melakukan perawatan pada mesin diesel tentu saja anda dapat mengalami masalah disebabkan dari perawatan mesin salah sehingga menyebabkan mesin diesel harus turun mesin. Perawatan berkala wajib dilakukan pada mobil yang menggunakan mesin diesel agar lebih awet dan tidak mudah rusak.

Jika anda salah perawatan dapat menyebabkan mesin diesel ngobos atau loose power, sehingga mengharuskan mobil anda mengalami turun mesin. Perlu anda ketahui turun mesin adalah sebutan bagi suatu mesin mengalami kerusakan parah, sehingga mesin diesel harus dikeluarkan dari kendaraan untuk diperbaiki.

Dampak lain dari kurangnya perawatan pada mesin diesel adalah suara ditimbulkan pada saat mobil dinyalakan akan terdengar lebih kasar. Ada beberapa cara meredam suara mesin diesel dongfeng agar suaranya lebih halus dan tidak terdengar berisik. Sehingga mesin lebih nyaman saat dioperasikan.

Cara Mengetahui Mesin Diesel Ngobos

Cara Mengetahui Mesin Diesel Ngobos

Proses perbaikan mobil yang harus turun mesin membutuhkan waktu cukup lama, tidak sedikit juga mobil harus menunggu satu minggu di bengkel tergantung ketersediaan spare part. Oleh karena itu, untuk anda penasaran dengan mobil anda apakah terdapat kerusakan atau tidak. Anda dapat menyimak artikel lengkap dibawah ini tentang cara mengetahui mesin diesel ngobos atau loss power dimana mengharuskan turun mesin. Berikut ulasan lengkapnya.

Ciri-ciri Mesin Diesel Ngobos Harus Turun Mesin

Ciri ciri Mesin Diesel Ngobos Harus Turun Mesin

1. Asap Knalpot Berwarna Putih

Gas buang pada kendaraan menjadi satu patokan yang menunjukan kondisi mesin kendaraan. Jika asap mobil anda berwarna putih, maka bisa di pastikan bahwa terdapat oli yang ikut terbakar saat langkah usaha mesin. Oli itu bisa saja masuk melalui intake manifold atau masuk dari ruang engkol akibat silinder mengalami keausan.

2. Susah Start Saat Pagi Hari

Ciri-ciri selanjutnya dapat anda rasakan adalah mesin sulit dihidupkan pada pagi hari atau saat kondisi mesin dingin. Masalah tersebut timbul karena tekanan kompresi mesin kecil sehingga saat suhu mesin masih dingin, tekanan pada kompresi dihasilkan tidak mampu membakar solar diinjeksi saat langkah usaha.

Biasanya mesin akan hidup setelah dicoba beberapa kali proses cranking, biasanya 5 sampai 8 kali start. Seperti yang sudah anda ketahui bahwa mesin diesel memiliki tekanan kompresi cukup tinggi. Nilai tersebut bukan tanpa alasan, sebagai self combustion engine mesin diesel harus memiliki suhu kompresi tinggi.Penurunan tersebut dapat di sebabkan karena kebocoran kompresi melalui sela-sela piston (keausan silinder) atau karena kerusakan busi pijar.

3. Tenaga Mesin Berkurang atau Ngobos

Ciri-ciri ketiga masih berhubungan dengan masalah keausan silinder. Mesin akan mengalami loss power atau ngobos. Hal ini akan sangat terasa saat mobil berjalan di daerah pegunungan tiba-tiba saja tenaga mesin mobil anda berkurang. Kemudian masalah engine loss power memang dapat disebabkan oleh banyak komponen. Tapi saat masalah ini terjadi diikuti dengan dua ciri diatas, bisa dipastikan mesin harus di bongkar.

4. Oli Mesin Berkurang

Seperti sudah kita jelaskan diatas pada ciri pertama, asap putih pada knalpot menunjukan ada oli yang ikut terbakar ketika proses pembakaran terjadi. Jika anda sering melakukan pengecekan oli stick, maka dapat dilihat kondisi oli mesin akan berkurang. Tanda berkurangnya oli mesin memang dapat disebabkan kebocoran pada beberapa titik. Tapi untuk kebocoran oli mesin mengharuskan mesin mengalami penuruan diikuti oleh ketiga ciri-ciri diatas.

5. Suara Mesin Jadi Lebih Kasar

Ciri terakhir dapat anda perhatikan dari suara mesin menjadi lebih kasar, karena suara tersebut berasal dari permasalahan terjadi pada mesin mobil. Jika biasanya mesin terdengar lebih clean dan tenang, ketika terjadi masalah serius pada mesin tentu saja akan berubah suaranya menjadi lebih kasar dan berasap, hal ini sejalan dengan adanya kerusakan pada bearing hingga komponen mesin berada di luar range pakainya.

Demikian ulasan tentang cara mengetahui mesin diesel ngobos dan ciri-cirinya sehingga menyebabkan harus turun mesin. Jika ciri-ciri diatas sudah anda rasakan pada mesin mobil, maka sebaiknya langsung dilakukan pengecekan lebih lanjut karena mesin harus mengalami pembongkaran atau biasa disebut dengan turun mesin. Untuk melakukannya anda harus pergi ke bengkel profesional sudah terkenal dengan kualitasnya. Jangan lakukan ini dirumah karena beresiko merusak komponen lainnya, jika tidak dilakukan sesuai prosedur.

 

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *